Dengan adanya ekskul ini, siswa diharapkan mampu memiliki kompetensi dalam mengolah tanah menjadi sumber makanan dan kehidupan bagi masyarakat.
A
nak-anak di ajarkan langsung, dengan praktek di lapangan. Anak-anak mencangkul, memupuk dan menanam berbagai macam sayuran seperti kangsung dan bayam. Anak-anak memantau bagaimana perkembangan tanaman tersebut tiap harinya. Anak-anak juga di tantang untuk memasarkan sayuran tersebut, sehingga mampu menghasilkan masukan dana untuk menanam sayuran berikutnya.
Anak-anak merasakan langsung bagaimana menjadi petani, anak tidak hanya di ajarkan teori saja tapi lebih cenderung kepada pengalaman di lapangan. Menemukan cara dan permasalahan-permasalahan yang di alami ketika menanam sayuran. Dengan cara ini belajar akan memberikan kesan yang lebih mendalam bagi anak-anak dari pada teori-teori teks yang hanya di ajarkan di ruang kelas.
